PANDEGLANG, BANTEN – Yayasan Bhakti Bela Negara (YBBN) melalui satuan tugas operasional Brigade Pangan resmi menyelenggarakan Panen Raya Akbar Padi Organik Varietas PS-08 seluas 1.500 hektare yang dipusatkan di Markas Besar Brigade Pangan Bhakti Bela Negara, Jalan Raya Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Kamis (30/07/2026).
Perhelatan berskala kawasan ini digelar dalam rangka menyambut momentum Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 sekaligus menjadi langkah nyata mendukung agenda prioritas nasional Asta Cita swasembada pangan berkelanjutan. Selain panen padi secara simbolis, agenda tersebut turut dirangkaikan dengan peluncuran gerakan tanam komoditas Jagung Bela Negara, dialog evaluasi partisipatif bersama kelompok tani, dan peninjauan langsung kawasan sentra agribisnis terpadu.
Transformasi 1.500 Hektare Lahan Menjadi Sentra Produksi Ramah Lingkungan
Keberhasilan panen raya di lahan seluas 1.500 hektare ini membuktikan bahwa integrasi antara sains pertanian, manajemen modern, dan kearifan lokal mampu meningkatkan produktivitas lahan secara signifikan. Melalui penerapan budidaya ramah lingkungan dan penggunaan benih unggul adaptif PS-08, hamparan sawah di Carita berhasil mencatatkan hasil panen yang optimal dan stabil.
"Bela negara di era saat ini diwujudkan melalui kemandirian pangan. Panen raya 1.500 hektare ini bukan sekadar angka capaian, melainkan bukti bahwa petani lokal dengan pendampingan teknis dan tata kelola yang tepat mampu menjadi garda terdepan penjaga kedaulatan bangsa."
— Perwakilan Pengurus Yayasan Bhakti Bela Negara
Model Ekosistem: Sinergi Hulu, Merek, dan Distribusi Pasar
Program pangan di Pandeglang ini dijalankan di bawah arsitektur ekosistem sosial-bisnis terpadu yang memisahkan fungsi kelembagaan secara profesional:
- Brigade Pangan & Kelompok TaniGarda pelaksana di tingkat tapak yang mengawal budidaya, kalender tanam, dan pembelajaran sekolah lapang.
- PT. Bhakti Bela NegaraBadan usaha pemegang hak merek dagang resmi Benih Padi PS-08, Jagung Bela Negara, Minyak Bela Negara, dan Air Bela Negara.
- Koperasi Produsen Garuda Bhakti Bela NegaraSimpul komunitas bisnis yang menghimpun produk dari PT. BBN guna didistribusikan ke mitra konsumen dengan harga yang adil dan transparan.
- SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi)Unit program sosial Yayasan yang menerima alokasi sebagian kecil hasil panen untuk mendukung kebutuhan pangan bergizi bagi masyarakat sekitar.
Dialog Terbuka & Sekolah Lapang Bersama Petani
Salah satu sesi krusial dalam agenda ini adalah dialog musyawarah bersama ratusan anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) binaan. Pendekatan partisipatif ini memastikan petani tidak hanya diposisikan sebagai pekerja, melainkan sebagai mitra setara yang terlibat dalam evaluasi mutu gabah, penentuan pola tanam rotasi jagung, hingga mitigasi risiko perubahan iklim untuk musim tanam berikutnya.
Ke depan, Yayasan Bhakti Bela Negara berkomitmen untuk memperluas sistem pencatatan data produksi terpadu (monitoring dashboard) dan memperkuat kemitraan pascapanen demi memastikan kesejahteraan petani binaan terus meningkat secara berkelanjutan.